Majlis Guru Yayasan Raudhatul Azkiya Gelar Buka Puasa Bersama dan Pembagian THR di Kediaman Mudir

Buka Bersama majlis Guru
Bagikan

ppmazkiya.com - Indragiri Hilir, Riau

Dalam rangka mempererat ukhuwah serta memperkuat kebersamaan di lingkungan pendidikan, majlis guru di bawah naungan Yayasan Raudhatul Azkiya mulai dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh guru.

Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Mudir Pondok Pesantren Modern Al-Azkiya, dan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, serta rasa syukur atas kebersamaan yang terus terjaga di lingkungan pesantren. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan menjelang Hari Raya, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan spiritual dan sosial di antara para pendidik yang selama ini mengabdikan diri dalam dunia pendidikan.

Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk perhatian yayasan terhadap para guru yang telah berkontribusi dalam mendidik, membimbing, serta menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para santri dan siswa di lingkungan lembaga pendidikan Yayasan Raudhatul Azkiya.

Momentum Ramadhan untuk Memperkuat Ukhuwah Majlis Guru

Bulan Ramadhan merupakan momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sekaligus mempererat hubungan persaudaraan. Dalam semangat tersebut, kegiatan buka puasa bersama ini menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan majlis guru yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas mengajar dan membimbing para siswa.

Melalui kegiatan ini, para guru dari berbagai jenjang pendidikan dapat berkumpul dalam satu majelis kebersamaan, saling bertukar pengalaman, memperkuat koordinasi, serta mempererat tali silaturahmi.

Kehadiran para guru dari berbagai unit pendidikan di bawah Yayasan Raudhatul Azkiya menunjukkan bahwa lembaga ini tidak hanya berkomitmen dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas, tetapi juga menaruh perhatian besar terhadap kebersamaan dan kekompakan para tenaga pendidiknya.

Rangkaian Acara Kegiatan

Acara buka puasa bersama ini berlangsung dengan rangkaian kegiatan yang tersusun secara khidmat dan penuh makna. Setiap tahapan acara dirancang untuk menghadirkan suasana spiritual sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan pesantren.

Pembacaan Tahlil

1. Pembacaan Tahlil untuk Muassis Pondok Pesantren

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil dan doa untuk para muassis (pendiri) Pondok Pesantren, khususnya untuk Almarhum H. Sindring beserta istri, yang telah berjasa besar dalam merintis dan membangun pondasi pendidikan di pesantren ini.

Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk seluruh keluarga besar pesantren yang telah mendahului, sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas perjuangan mereka dalam mengembangkan lembaga pendidikan yang kini terus berkembang.

Pembacaan tahlil dipimpin langsung oleh Mudir Pondok Pesantren Modern Al-Azkiya, KH. M. Ridwan, Lc, yang juga merupakan cucu dari pendiri pesantren. Dalam suasana yang khidmat, seluruh majlis guru bersama-sama melantunkan bacaan tahlil sebagai ungkapan doa dan penghormatan kepada para pendiri pesantren.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberadaan lembaga pendidikan yang berkembang saat ini tidak terlepas dari perjuangan, pengorbanan, dan keikhlasan para pendiri terdahulu.

Pembacaan do'a

2. Doa Bersama

Setelah pembacaan tahlil, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Ust. Ilhamsayah, S.Ag, yang juga merupakan cucu dari pendiri pesantren.

Dalam doa tersebut, dipanjatkan harapan agar seluruh keluarga besar pesantren, khususnya para majlis guru, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menjalankan amanah pendidikan.

Selain itu, doa juga dipanjatkan agar Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan di bawah Yayasan Raudhatul Azkiya terus berkembang, mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Suasana doa berlangsung penuh kekhusyukan, mencerminkan nilai spiritual yang selalu menjadi bagian penting dari kehidupan di lingkungan pesantren.

3. Pesan dan Nasihat Mudir Pondok Pesantren

Setelah rangkaian doa selesai, acara dilanjutkan dengan pesan dan nasihat dari Mudir Pondok Pesantren, KH. M. Ridwan, Lc.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh majlis guru yang telah berperan aktif dalam mendidik serta membimbing para siswa dan santri di lingkungan Yayasan Raudhatul Azkiya.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan, kebersamaan, dan semangat pengabdian di antara para guru.

Menurut beliau, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sistem pembelajaran atau fasilitas yang tersedia, tetapi juga sangat bergantung pada soliditas dan kerja sama para pendidiknya.

Dalam pesannya, beliau mengajak seluruh majlis guru untuk terus menjaga semangat perjuangan dalam dunia pendidikan.

“Mari kita terus menjaga kekompakan, saling menguatkan, dan bersama-sama berupaya mencerdaskan anak bangsa. Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pembimbing dan teladan bagi generasi yang akan datang,” ujar beliau.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh majlis guru bahwa profesi guru adalah amanah besar yang memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan bangsa.

4. Buka Puasa Bersama

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh majlis guru berkumpul untuk melaksanakan buka puasa bersama di kediaman Mudir.

Momentum ini menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan dalam rangkaian acara, karena memberikan kesempatan bagi para guru untuk berkumpul dalam suasana santai namun penuh kehangatan.

Para guru dari berbagai unit pendidikan terlihat saling berbincang dan berbagi cerita, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat.

Buka puasa bersama ini juga menjadi simbol bahwa hubungan antara sesama majlis guru di lingkungan Yayasan Raudhatul Azkiya tidak hanya bersifat profesional dalam dunia pendidikan, tetapi juga terjalin dalam ikatan persaudaraan yang kuat.

pembagian THR

5. Pembagian Tunjangan Hari Raya (THR)

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, yayasan juga memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh majlis guru yang hadir.

THR tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai serta sarung Wadimor, yang secara simbolis dibagikan kepada para guru sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Pemberian THR ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan tambahan bagi para guru dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam mendidik generasi muda.

Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Yayasan Raudhatul Azkiya untuk terus memperhatikan kesejahteraan para tenaga pendidiknya.

 

Memperkuat Semangat Pengabdian dalam Dunia Pendidikan

Kegiatan buka puasa bersama dan pembagian THR ini tidak hanya sekadar acara seremonial tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat semangat kebersamaan dan pengabdian di lingkungan pendidikan pesantren.

Melalui kegiatan seperti ini, para majlis guru diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus teladan bagi para siswa dan santri.

Dengan kebersamaan yang terjaga serta semangat pengabdian yang kuat, Yayasan Raudhatul Azkiya optimis dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan, penghormatan terhadap para pendiri, serta kepedulian terhadap para pendidik tetap menjadi bagian penting dari budaya yang terus dijaga di lingkungan Yayasan Raudhatul Azkiya.