Puncak Tanggung Jawab Kepengurusan OPPMA
Puncak masa kepengurusan Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Azkiya (OPPMA) masa bakti 2025–2026 ditandai dengan pelaksanaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Kegiatan ini menjadi momentum evaluatif atas seluruh amanah, program, dan tanggung jawab organisasi selama satu periode kepengurusan.
Berdasarkan hasil musyawarah dan penilaian bersama, Laporan Pertanggungjawaban OPPMA masa bakti 2025–2026 secara resmi diterima oleh Majlis Guru, Pembina, serta Pimpinan Pondok, sebagai bentuk pengakuan atas kinerja, dedikasi, dan pengabdian pengurus.
Sambutan Pimpinan Pondok
“Laporan Pertanggungjawaban bukan sekadar laporan administratif, tetapi cerminan amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.”
Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok menyampaikan beberapa pesan penting sebagai bentuk pembinaan dan penguatan nilai keorganisasian santri.
Pokok Pesan Pimpinan Pondok
1. Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih
Pimpinan Pondok menyampaikan penghargaan atas kinerja dan dedikasi seluruh pengurus OPPMA selama satu periode kepengurusan.
2. Doa dan Harapan Majlis Guru
Majlis Guru mendoakan agar Allah SWT membalas seluruh jerih payah pengurus dengan keberkahan, kebaikan, dan pahala yang berlipat ganda.
3. Organisasi sebagai Miniatur Kepemimpinan
Organisasi santri merupakan media pembelajaran kepemimpinan dan manajemen yang menjadi batu loncatan menuju tanggung jawab yang lebih besar di masa depan.
4. Menjadi Generasi yang Bermanfaat
Tujuan utama berorganisasi adalah membentuk pribadi santri yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.
5. Refleksi Pertanggungjawaban Amanah
LPJ menjadi gambaran kecil tentang hari kiamat, ketika setiap amanah yang diberikan Allah SWT akan dimintai pertanggungjawaban.
6. Organisasi sebagai Bentuk Khidmah
Berorganisasi di lingkungan pondok merupakan bagian dari khidmah, dan khidmah adalah salah satu jalan untuk memperoleh keberkahan ilmu.
Penutup
Dengan diterimanya Laporan Pertanggungjawaban ini, maka masa kepengurusan OPPMA 2025–2026 dinyatakan berakhir secara resmi. Diharapkan nilai amanah, tanggung jawab, dan khidmah yang tertanam selama masa kepengurusan dapat menjadi bekal berharga bagi para pengurus dalam melanjutkan proses pendidikan dan pengabdian.











