Cahaya Hidayah di Masjid Nurul Iman : Prosesi Syahadat Muallaf di PPM Al-Azkiya

IMG_3781
Bagikan

Suasana Masjid Nurul Iman Pondok Pesantren Modern Al-Azkiya pada hari Selasa, Tanggal 20 Janauri 2026 terasa berbeda. Hening, khusyuk, dan sarat makna. Di tempat yang selama ini menjadi pusat ibadah, pembinaan ruhani, dan penguatan nilai keislaman, Seorang bernama Leonardo Sigalingging, asal Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, mengucapkan dua kalimat syahadat, menandai awal perjalanan barunya dalam Islam.

Prosesi syahadat tersebut dilaksanakan dengan penuh ketenangan dan keharuan, serta dibimbing langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Azkiya KH. M. Ridwan, Lc. Dengan lafaz yang perlahan namun mantap, muallaf tersebut mengikuti tuntunan syahadat, disaksikan oleh civitas pesantren yang hadir sebagai saksi atas lahirnya sebuah iman baru.


Syahadat sebagai Titik Awal Kehidupan Baru

Syahadat bukan sekadar rangkaian lafaz, melainkan pernyataan iman, pengakuan kebenaran, dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Dalam prosesi tersebut, terasa jelas bahwa hidayah tidak mengenal latar belakang, batas usia, maupun perjalanan masa lalu. Ia datang sebagai anugerah ilahi bagi siapa pun yang dikehendaki-Nya.

Bimbingan yang diberikan oleh Pimpinan Pondok tidak hanya bersifat formal, tetapi juga sarat dengan pendekatan spiritual, ketenangan, dan kasih sayang. Hal ini mencerminkan nilai dakwah pesantren yang mengedepankan hikmah, keteladanan, dan kemanusiaan.


Masjid Nurul Iman sebagai Saksi Sejarah Iman

Masjid Nurul Iman kembali menjadi saksi bahwa pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya hidayah. Di dalamnya, lantunan doa mengiringi prosesi syahadat, sementara rasa haru menyelimuti para saksi yang hadir. Momen ini menjadi pengingat bahwa setiap jiwa memiliki jalan menuju cahaya, dan pesantren hadir sebagai wasilahnya.


Komitmen Pembinaan Muallaf

PPM Al-Azkiya tidak hanya mengantarkan seseorang pada pintu Islam, tetapi juga berkomitmen untuk mendampingi proses pembinaan keislaman muallaf secara berkelanjutan. Pembinaan akidah, ibadah, dan pemahaman dasar Islam akan menjadi bagian dari proses pendampingan, agar iman yang tumbuh dapat mengakar kuat dan berbuah dalam kehidupan.


Penutup

Keluarga besar Pondok Pesantren Modern Al-Azkiya bersyukur atas karunia Allah SWT yang telah memberikan hidayah kepada salah satu hamba-Nya. Semoga langkah awal ini menjadi awal kehidupan yang penuh keberkahan, keteguhan iman, dan ketenangan hati.

“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah akan memberikan kepahaman dalam agama.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang luasnya rahmat Allah SWT dan tugas dakwah yang harus senantiasa dihidupkan dengan keikhlasan.


Galeri Kegiatan Lengkap

Pengumuman Resmi

Artikel Terbaru

Artikel Terkait

Kategori

Profil Singkat PPM Al-Azkiya

PPM Al-Azkiya terletak di Parit Sulsel Ds. Pengalihan Kec. Keritang Kab. Indragiri Hilir Prov. Riau

PPM Al-Azkiya merupakan lembaga pendidikan Islam yang menyelenggarakan pendidikan berjenjang RA (Raudhatul Athfal)  hingga MA (Madrasah Aliyah), dengan sistem pembinaan terpadu yang menekankan keseimbangan antara keilmuan, akhlak, dan kepemimpinan santri.

Al-Azkiya memiliki program unggulan Tahfidz Al-Qur’an, Takhossus (pendalaman Kitab Kuning), serta pembinaan karakter melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti Pramuka, Muhadhoroh (latihan ceramah), ilmu kemasyarakatan, Drumband, dan kegiatan pengembangan minat bakat lainnya.

Apa Kata Alumni Tentang Azkiya ?

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar kegiatan dan pendidikan di Pondok Pesantren Modern Al-Azkiya? Silakan jelajahi artikel lainnya atau hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Pengumuman Resmi

Artikel Terbaru

Artikel Terkait

Kategori

Profil Singkat PPM Al-Azkiya

PPM Al-Azkiya terletak di Parit Sulsel Ds. Pengalihan Kec. Keritang Kab. Indragiri Hilir Prov. Riau

PPM Al-Azkiya merupakan lembaga pendidikan Islam yang menyelenggarakan pendidikan berjenjang RA (Raudhatul Athfal)  hingga MA (Madrasah Aliyah), dengan sistem pembinaan terpadu yang menekankan keseimbangan antara keilmuan, akhlak, dan kepemimpinan santri.

Al-Azkiya memiliki program unggulan Tahfidz Al-Qur’an, Takhossus (pendalaman Kitab Kuning), serta pembinaan karakter melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti Pramuka, Muhadhoroh (latihan ceramah), ilmu kemasyarakatan, Drumband, dan kegiatan pengembangan minat bakat lainnya.